Daku Amat Menyintai Mu


23 November 2011

Puisi Zirah - Anak Comel Di Lorong Noda


Anak Comel Di Lorong Noda

Gerimis yang tak diundang berlalu jua
Pergi bersama terik sang suria
Hatiku yang walang semakin luka
Pedih di kedalaman ditusuk akan bilahan
Siapakah yang bersandiwara
Memutar belit segala fakta
Beribu butiran tiada maknanya

Dikala suria mulai berlabuh
Nun dikejauhan pelangi berwarna girang
Senja mulai mendakap keheningan malam
Dan aku masih lagi terpacul di situ
Tanpa arah tujuan

Dalam menungan yang tak keruan
Terlihat dek ku seorang anak kecil
Anak kecil itu seakan pintar berbicara
Diwajah tergambar kisah pilu nan hiba
Ditinggalkan si ibunya di lorong noda

Anak kecil perempuan comel
Berkulit halus putih bersih
Berwajah seakan darah campuran
Asia dan Eropah barangkali

Anak comel bertali arus
Kiri kanan menyusuri jalan
Bertanya khabar ibunda tercinta
Esak tangis beralun sebak
Ditangannya sekeping foto digenggam erat
Sesekali foto itu ditatap lalu didakap
Mulut menyebut mama oh mama

Aku yang sedang merungkai
Sebuah kehidupan di lorong sempit itu
Terpanggil aku untuk mendekat
Anak comel kubawa ke sisi
Sedu sedan hiba meratap
Wajah si ibu penuh mengharap ditatap

Belum sempat kubertanya
Anak comel dirundung duka
Malang tiada siapa pun meminta
Anak comel diam terpaku
Jemarinya menuding ke sebuah bangku

Kala itu hujan tiba-tiba mencurah
Habis kebasahan semua yang ada
Terdampar di situ seorang 
wanita bergelar ibu
Anak comel lantas bersuara
Dialah mama...mama ibuku 

Kuhampiri wanita itu
Tiada lagi kudengar deruan hembusan nafas
Tiada jua gerakan jasad
Hujan mencurah semakin lebat
Sang guruh di langit berdentuman
Seperti merasai kesedihan

Kutatapi wajah anak comel ini
Airmataku jua merembes mengalir
Selebat hujan nan bercucuran
Anak comel kehilangan ibu
Apakah nasib anak comel ini
Di lorong noda penuh berliku
Siapakah yang sudi bertanya khabar


By________________nurhazirah BBBangi_________________ 
Thursday, November 17, 2011 at 4:04am
Hak Cipta Terpelihara 

6 comments:

puteri kasih said... Reply Comment

puisi yang menyentuh hati :(

AYIE ABAS said... Reply Comment

puteri kasih...MEMANG MENYENTUH KALBU...^__^

kakcik said... Reply Comment

Tiada siapakah yang ingin menyelamatkan anak yang tidak berdosa itu? :(

AYIE ABAS said... Reply Comment

kakcik...INSYA ALLAH KAK CIK AKAN ADA HAMBA ALLAH BERJIWA MULIA YANG AKAN MEMBANTU ANAK YG TAK BERDOSA ITU.

DianaAzis said... Reply Comment

Puisi ini menyentuh hati..entah dimana hilang sifat peri kemanusiaan, sifat belas ehsan dan rasa tanggungjawab. Seorang anak itu adalah amanah Allah yang perlu kita jaga.

Subhanallah, dunia dah semakin tua.. :(

AYIE ABAS said... Reply Comment

DianaAzis said...TAK SEMUA MANUSIA PUNYA NASIB YANG BAIK KAN DIANA...? JADI KITA MESTI BERSYUKUR KERANA DIBERI KEHIDUPAN YG SEMPURNA UNTUK TERUS MENGECAPI NIKMAT HIDUP.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

LINK PERISTIWA DAN PERSPEKTIF

back to top